Jumat, 17 April 2015

Budidaya Semut Kroto




Pakan burung berupa telur semut (kroto) kini banyak orang yang mencarinya meski dengan harganya cukup tinggi sekitar Rp 80.000,- hingga Rp 200.000,-/kg. Jenis pakan ini sulit didapat, hal ini dikarenakan masih kurangnya produksi dari pembudidaya semut rangrang dibanding jumlah permintaan pasar.
Budidaya semut kroto dalam toples cukup mudah dan tak menyita banyak waktu. Pakan semut ini biasanya ulat hongkong, ulat balap, jangkrik, jenis serangga lainnya dan tulang hewan yang termasuk protein hewani dan merupakan jenis makanannya di alam liar. Sediakan selalu air gula tebu/ gula diberi air sedikit untuk minumannya. Pemberian makanan bisa diatur tiap 2 hari sekali, namun harus tetap ada pengecekan berkala.
Tempat untuk mengembangbiakan semut haruslah ditempat yang steril dari gangguan predator lain, antara lain: kodok, ayam dan hewan unggas lainnya. Tempat yang bersih, sejuk dan rindang sangat disukai semut, hal ini juga mempercepat munculnya kroto.
Prospek usaha budidaya ini sangat terjaga karena masih banyaknya permintaan yang belum tercukupi.

Kami menerima pemesanan pembelian sesuai paket yang telah ditentukan (belum termasuk ongkir), sebagai berikut:
Paket 1 = 10 toples, harga tiap toplesnya Rp 60.000,-
Paket 2 = 20 toples, harga tiap toplesnya Rp 55.000,-
Paket 3 = 30 toples, harga tiap toplesnya Rp 50.000,-
                Kami melengkapi juga dengan buku panduan sebagai petunjuk dalam berbudidaya semut kroto ini.

Hubungi kami:
Aziz                        08980590821
Gunawan                08995338511

(sw/sta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar