Minggu, 01 November 2015

Kumbung Bambu


  • Pilih jenis bambu ampel/ori karena lebih tahan lama.
  • Pilih bambu yang memiliki diameter 20 cm untuk digunakan sebagai tiang utama.
  • Potong bambu pada pranata mangsa ketujuh yang dipercayai waktu terbaik untuk memotong bambu.
  • Sesuai kepercayaan masyarakat jawa pilihlah hari yang tepat, pada saat hari pasaran pahing dipercaya bahwa hama dan penyakit tidak akan menyerang ketika bambu digunakan. Hindari hari pasaran legi karena hama seperti totor dan rayap akan merusak bambu yang dipotong di pasaran itu ketika digunakan.
  • Untuk antisipasi serangan hama dan penyakit pada kumbung yang berbahan dari bambu, sebaiknya dalam sterilisasi menggunakan insektisida dan fungisida untuk menghindari sarang hama penyakit baru yang bisa mengganggu produktifitas jamur di dalam kumbung.
  • Jika lantai kumbung masih dalam kondisi tanah yang rawan sekali diserang oleh hama rayap sebaiknya ditaburi gamping.
  • Penyemprotan formalin dilakukan untuk memperpanjang penggunaan bambu agar tahan lama. Alternatif dalam usaha mengawetkan bambu yaitu dengan cara merendamnya di air selama beberapa minggu.
  • Tak sama seperti halnya dengan kayu yang bisa kuat tersambung setelah dipaku, bambu sangatlah berbeda karena permukaannya yang licin dan dapat berubah posisi setelah dipaku. Perlakuannya cukup dengan mengikat tiap sambungan utama dengan tali kawat maupun tali ijuk setelah dipaku.


(sw/sta)
.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar